Hari ini
20
01
Sab
02
Min
03
Sen
04
Sel
05
Rab
06
Kam
07
Jum
08
Sab
09
Min
10
Sen
11
Sel
12
Rab
13
Kam
14
Jum
15
Sab
16
Min
17
Sen
18
Sel
19
Rab
20
Kam
21
Jum
22
Sab
23
Min
24
Sen
25
Sel
26
Rab
27
Kam
28
Jum
29
Sab
30
Min
31
Sen
...
08-10-1978
Kecelakaan fatal Ford Pinto di Indiana
Pada 10 Agustus 1978, tiga remaja perempuan meninggal dunia setelah mobil Ford Pinto 1973 mereka ditabrak dari belakang oleh sebuah van dan terbakar di jalan raya Indiana. Kecelakaan fatal ini merupakan salah satu dari serangkaian insiden yang melibatkan Pinto yang menyebabkan skandal nasional pada tahun 1970-an. Pinto, yang merupakan mobil kecil dan ekonomis, diperkenalkan pada tahun 1970 sebagai mobil subkompak pertama Ford yang diproduksi secara domestik, sebagai jawaban terhadap mobil impor populer seperti Volkswagen Beetle dan Toyota Corolla. Lee Iacocca, yang saat itu menjabat sebagai wakil presiden eksekutif Ford, memimpin pengembangan Pinto. Pada awal 1970-an, ulasan mengenai performa dan penanganan Pinto sebagian besar positif dan penjualannya tetap kuat. Namun, pada tahun 1974, muncul kabar mengenai kecenderungan Pinto untuk terbakar setelah tabrakan dari belakang. Kasus terkenal melibatkan seorang wanita California yang tewas ketika mobilnya terbakar setelah ditabrak. Pengacara korban menemukan bahwa tangki bahan bakar Pinto terletak di belakang sumbu roda belakang, membuatnya rentan terhadap kerusakan akibat tabrakan. Meskipun Ford mengetahui kelemahan ini, mereka tidak mengambil tindakan karena biaya redesign terlalu besar. Artikel di majalah Mother Jones pada tahun 1977 mengungkapkan masalah keselamatan Pinto kepada publik. Tragedi yang menimpa tiga remaja ini terjadi ketika keluarga mereka tidak menerima pemberitahuan recall hingga awal 1979. Ford kemudian menghadapi tuduhan pembunuhan yang ceroboh, suatu hal yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah perusahaan. Meskipun Ford dinyatakan tidak bersalah, pengadilan California tetap memerintahkan perusahaan tersebut membayar denda sebesar $6,6 juta karena "ketidakpedulian mereka terhadap keselamatan publik."
"Hari ini dalam Sejarah" lainnya