Pilot Amerika terlibat dalam pertempuran udara pertama di atas garis depan barat

Enam hari setelah ditugaskan untuk pertama kalinya di front barat, dua pilot Amerika dari U.S. First Aero Squadron terlibat dalam dogfight udara pertama Amerika dengan pesawat musuh. Pertempuran ini berlangsung hampir langsung di atas Pangkalan Sekutu di Aerodrome Toul, Prancis, di mana pilot Amerika Douglas Campbell dan Alan Winslow berhasil menembak jatuh dua pesawat Jerman bertipe dua kursi. Pada akhir Mei, Campbell telah menembak jatuh lima pesawat musuh, menjadikannya sebagai Amerikawan pertama yang memenuhi syarat sebagai “pilot kawakan” dalam Perang Dunia I. First Aero Squadron, yang dibentuk pada tahun 1914 setelah pecahnya Perang Dunia I, menjalankan misi tempur pertamanya pada 19 Maret 1917, untuk mendukung 7.000 pasukan AS yang menyerbu Meksiko guna menangkap revolusioner Meksiko, Pancho Villa. Meskipun menghadapi berbagai masalah mekanis dan navigasi yang serius, para pilot Amerika tersebut melakukan ratusan misi pengintaian untuk Jenderal Bintang Dua AS, John J. Pershing, dan memperoleh pengalaman penting yang kemudian digunakan di medan perang Eropa dalam Perang Dunia I. Keberhasilan Campbell dan Winslow dalam menembak jatuh pesawat Jerman menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam kemampuan tempur udara Amerika dan menandai awal dari keterlibatan serius Amerika Serikat dalam konflik udara selama Perang Dunia I. Pengalaman ini tidak hanya berkontribusi bagi kesuksesan misi mereka saat itu, tetapi juga membentuk dasar bagi angkatan udara yang lebih kuat di masa mendatang.
"Hari ini dalam Sejarah" lainnya