Hari ini
20
01
Min
02
Sen
03
Sel
04
Rab
05
Kam
06
Jum
07
Sab
08
Min
09
Sen
10
Sel
11
Rab
12
Kam
13
Jum
14
Sab
15
Min
16
Sen
17
Sel
18
Rab
19
Kam
20
Jum
21
Sab
22
Min
23
Sen
24
Sel
25
Rab
26
Kam
27
Jum
28
Sab
...
02-14-1912
Pada tahun 1912, Arizona menjadi negara bagian ke-48 saat Presiden William Howard Taft menandatangani sebuah proklamasi.
Pada tanggal 14 Februari 1912, Arizona menorehkan namanya dalam sejarah Amerika sebagai negara bagian ke-48 yang bergabung dengan Union, ditandai dengan penandatanganan proklamasi oleh Presiden William Howard Taft. Peristiwa penting ini terjadi setelah bertahun-tahun perjuangan dan dorongan yang kuat untuk mendapatkan status negara bagian, yang ditandai dengan manuver politik serta advokasi berdasarkan akar rumput. Perjalanan Arizona menuju status negara bagian tidaklah mudah. Awalnya, wilayah ini merupakan bagian dari wilayah New Mexico dan menjadi titik fokus pemukiman pada akhir abad ke-19 karena penemuan mineral berharga, terutama tembaga. Arus masuk pemukim memicu ketegangan terkait tanah dan sumber daya, mendorong tuntutan untuk pemerintahan teritorial yang terpisah pada awal 1900-an. Akta Organik 1906 akhirnya menetapkan Arizona sebagai wilayah yang terpisah, membuka jalan bagi upayanya untuk menjadi negara bagian. Namun, proses ini dipenuhi dengan berbagai hambatan, terutama karena kekhawatiran mengenai dinamika kekuasaan politik. Kongres memiliki keinginan untuk mempertahankan keseimbangan antara negara bagian bebas dan negara bagian budak, serta masalah terkait hak-hak masyarakat adat dan klaim tanah. Meskipun demikian, status negara bagian Arizona menjadi momen penting bagi banyak orang, melambangkan era baru penentuan nasib sendiri dan pemerintahan. Pada hari bersejarah itu di tahun 1912, tanda tangan Presiden Taft tidak hanya mengesahkan status Arizona sebagai negara bagian, tetapi juga mengejawantahkan perannya yang semakin penting sebagai pemain politik dan ekonomi di barat Amerika. Arizona akan segera berkembang, menambah kekayaan budaya dan lanskap yang variatif di Amerika Serikat. Saat Arizona merayakan centennialnya, warisan perjalanan menuju status negara bagian tetap menjadi bukti ketekunan rakyatnya serta aspirasi mereka untuk mendapatkan representasi yang lebih besar dan membangun komunitas.
"Hari ini dalam Sejarah" lainnya